Aliran-aliran atau pendekatan-pendektan dalam psikologi

Posted on February 25, 2009

0


>
Sri Kusrohmaniah
Sejarah Perkembangan & Aliran dalam Psikologi :
Pengaruh Filsafat pada Psikologi
Pengaruh Fisiologi dan pengetahuan alam pada Psikologi
Hubungan psikis dan badan
Sifat pengalaman kesadaran
Aliran-aliran dalam Psikologi

Perspektif…
Sudut pandang
Dalam psikologi terdapat banyak sudut pandang yang mempangaruhi aspek-aspek perilaku diteliti, metode, pertanyaan-pertanyaan dan jawaban-jawaban ilmuwan
Muncul aliran-aliran atau pendekatan-pendekatan…

Perspektif dalam psikologi tradisional
Perspektif dalam psikologi tradisional
Perspektif dualism
Melihat mind-body sebagai dua materi yang terpisah.
Namun muncul pertanyaan: bagaiamna mind menyadari keadaan fisiknya? Bagaimana pikiran mengontrol fisik?
Filosof Rene Descartes (1596-1650) dari Perancis menjawab bahwa mind body berinteraksi yaitu di kelenjar pineal di otak, namun mind bukan material dari fisik, mind adalah materi spiritual
Perspektif monoism
Mind-body sebagai satu kesatuan.
Thomas Hobbes (1588-1679) Filosof Inggris :Mental adalah produk dari fisik yang berada di otak
Aliran ini menjadi titik pijak psikologi sebab aliran ini memandang bahwa mind dapat diukur dengan mengukur proses fisik dalam otak
Empirists (John Locke) : ide & pengetahuan seseorang dapat diukur secara empiris /pengalaman, yaitu melalui sensasinya.
Metode dengan observasi– menjadi akar observasi empiris
Lanjuuut…
Temuan dari fisiologi (area Biologi yang mempelajari fungsi tubuh) th 1870 meneliti dengan eksperimen: stimulasi listrik di otak binatang untuk memetakan area otak yang mengontrol gerakan anggota tubuh.
Saat yang sama : kedokteran menemukan adanya kerusakan area otak tertentu pada pasien yang mengalami gangguan mental dan perilaku, misal kerusakan otak belahan kiri menyebabkan ketamampuan memahami ucapan.
Dengan metode empiri dapat dipergunakan memahami proses mental
Lanjut lagi…
1800 ilmuwan Jerman mengukur pengalaman sensori dengan beberapa bentuk stimulasi fisik. (misal memperdengarakan suara dengan bervariasi desibel)
Metode ekperimen dengan psikofisik menjadi cara baru untuk meneliti pengalaman sensasi yang tergantung pada stimulasi fisik
Masih lanjut
Charles Darwin (1809-1882) dengan teori evolusi : melihat mind sebagai entitas spiritual tetapi lebih sebagai produk dari keberlangsungan biologis antara menusia dengan spesies yang lain.
Darwin mengilhami ilmuwan untuk menyadari bahwa perilaku manusia dapat diteliti dari perilaku spesies lain
Akhir tahun 1800 lahir psikologi modern…
Perspektif dalam Psikologi Modern
Aliran-aliran Besar dalam Psikologi :
Strukturalisme
Fungsionalisme
Psikoanalisa
Behaviorisme
Humanistik
Gestalt
Kognitif
Sosiokultural
Psikobiologi

Strukturalisme …
Wilhelm Wundt (1832 – 1920)
Wilhelm Wundt dilahirkan di Neckarau pada tanggal 18 Agustus 1832 dan wafat di Leipzig pada tanggal 31 Agustus 1920.
Wilhelm Wundt seringkali dianggap sebagai bapak psikologi modern berkat jasanya mendirikan laboratorium psikologi pertama kali di Leipzig.
Ia mula-mula dikenal sebagai seorang sosiolog, dokter, filsuf dan ahli hukum. Gelar kesarjanaan yang dimilikinya adalah dari bidang hukum dan kedokteran.
Ia dikenal sebagai seorang ilmuwan yang banyak melakukan penelitian, termasuk penelitian tentang proses sensory (suatu proses yang dikelola oleh panca indera).
Strukturalisme …
Pada tahun 1875 ia pindah ke Leipzig, Jerman, dan pada tahun 1879 ia dan murid-muridnya mendirikan laboratorium psikologi untuk pertama kalinya di kota tersebut.
Berdirinya laboratorium psikologi inilah yang dianggap sebagai titik tolak berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan yang terpisah dari ilmu-ilmu induknya (Ilmu Filsafat).
Sebelum tahun 1879 memang orang sudah mengenal psikologi, tetapi belum ada orang yang menyebut dirinya sarjana psikologi. Sarjana-sarjana yang mempelajari psikologi umumnya adalah para filsuf, ahli ilmu faal atau dokter.
Strukturalisme …
Wundt mengabdikan diri selama 46 tahun sisa hidupnya untuk melatih para psikolog dan menulis lebih dari 54.000 halaman laporan penelitian dan teori.
Buku-buku yang pernah ditulisnya antara lain: “Beitrage Zur Theorie Der Sines Wahrnemung” (Persepsi yang dipengaruhi kesadaran, 1862), “Grund zuge der Physiologischen Psychologie” (Dasar fisiologis dari gejala-gejala psikologi, 1873) dan “Physiologische Psychologie”.

Wundt mencari model untuk meneliti mind.
Melihat mind dapat diteliti dengan memecah menjadi elemen-elemen (struktur) seperti emmecah unsur-unsur kimia dari bagian yang lebih kompleks
Metode yang dipakai dengan instrospeksi yang meneliti sensasi sebagai elemen dari kesadaran
Partisipannya diberi stimulus sesoris (cahaya, suara, rasa cecap, sentuhan) lalu dilatih menggambarkan inner experience-nya
Bertahan dalam 1 dekade tetapi memantabkan posisi psikologi sebagai ilmu ilmiah
Strukturalisme
Tokohnya Englishman Edward Titchener (1867-1927)
Mendirikan laboratorium di Cornel University (1892)
Berkembang di Amerika
Meneruskan tradisi Wundt
Menekankan pada struktur jiwa
Pendekatan Wundt & Titchener dikenal sbg structuralism : menganalisa jiwa dari elemen dasar
Metodenya menggunakan introspeksi

Fungsionalisme
Tokohnya William James (1842-1910)
Berkembang di Amerika
Menggunakan metode introspeksi
Menolak pandangan struktur jiwa
Menekankan fungsi jiwa
Fungsionalisme
Berusaha menjawab pertanyaan tentang proses mental
Bagaimana fungsi mental bukan struktur mental
Misal mengapa kita memiliki tangan? Bagaimana tangan dapat membantu kita agar survive? Stuktural melihat gerakan sebagai operasi dari otot, tendon, tulang.
Dipengaruhi oleh teori Darwin tentang evolusi yaitu menekankan pentingnya perilaku adaptif dalam membantu individu merespon secara sukses agar bisa survive
Penelitian tentang learning dan problem solving menjadi objek fungsionalisme
Behavioral
Tokohnya John B. Watson dan B.F. Skinner
Menekankan pada perilaku sebagai respon dan pengaruh lingkungan
Apa yang kita lakukan menunjukkan siapa kita
Pengaruh reward dan punishment
Psikoanalitik
Tokohnya: Sigmund Freud
Menekankan pada :
ketidaksadaran
instink biologis : dorongan sex dan agresi
tuntutan sosial, dan pengalaman awal kehidupan
id, ego, super ego
Humanistic
Tokohnya Maslow (1971), Rogers (1961)
Menekankan pada kapasitas manusia untuk berkembang dan mengontrol kehidupannya, serta berpotensi
Manusia mampu untuk mencapai pemahaman diri dan tidak dimanipulasi oleh lingkungan
Neurobiological
Menekankan pada peran otak dan sistem syaraf dalam perilaku, pikiran dan emosi manusia
Squire (1992): pikiran memiliki dasar fisik pada otak
Pengiriman impuls di sel otak dibantu oleh substansi kimia
Gangguan perilaku dapat disebabkan karena gangguan neurobiologi
Cognitive
Berkembang mulai tahun 1950
Cognition dari Bahasa Latin “to know”
Dekat dengan pandangan Behavior
Menekankan pada proses mental yang trelibat pada knowing (bagaimana memberi perhatian, persepsi, mengingat, berpikir, dan problem solving)
Sociocultural
Relatif baru untuk mengamati perilaku
Menekankan peran budaya, etnis, dan gender sebagai context sociocultural untuk memahami perilaku manusia
Culture : pola perilaku, kepercayaan, nilai-nilai, pola kerja, musik, pakaian, diet, ritual yang diturunkan dari generasi ke generasi
Etnicity : ras, agama, kebangsaan, suku etc
Gender : dimensi sociocultural yang berkaitan dengan laki-laki perempuan

Posted in: FSIKOLOGI